Suami Panwas Bagikan Sembako Bacalon Dinilai Tidak Etis

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah/ RMOLLampung
Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah/ RMOLLampung

Suami seorang anggota Panitia Pengawas (Panwas) kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton berinisial U, menjadi bagian tim yang membagikan sembako salah satu bakal calon Wali Kota Bandarlampung.


Ketika diklarifikasi Panwascam setempat, U mengaku memang membagikan sembako dari bacalon. Namun, ia tidak membagikan sembako di wilayah kerja istrinya yang berinisial F. Ia membagikan di kelurahan lain.

"Kalau memang istri saya bermasalah di Panwas, pecat aja gak apa-apa, yang penting Firdaus (ketua Panwas Kedaton) yang mecat, saya ini bukan maling pak," kata U.

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan klarifikasi terhadap F.

Menurutnya, ini tidak melanggar pidana namun tidak etis suami seorang panwas ikut membagikan sembako salah satu calon.

"Secara etik itu tidak boleh, masa kita sebagai penyelenggara tapi suaminya menjadi tim sukses. Kalau pidana sih tidak ada, tetapi secara etik tidak etis. Kita lihat dulu, baru kita nilai besar kesalahannya etiknya seperti apa," ujarnya.

Hari ini, pihaknya memanggil 2 RT sebagai saksi untuk dimintai keterangan.