Polda Limpahkan Oknum P2TP2A Tersangka Pencabulan Ke Kejari Lamtim

Pelimpahan perkara pencabulan oleh oknum P2TP2A ke Kejari Lamtim/Humas Polda Lampung
Pelimpahan perkara pencabulan oleh oknum P2TP2A ke Kejari Lamtim/Humas Polda Lampung

Subdit IV Renata (Reserse remaja, anak-anak , dan wanita) Dirkrimum Polda Lampung melimpahkan perkara pencabulan oknum anggota P2TP2A tahap kedua ke JPU Kejari Lampung Timur dan sudah dinyatakan lengkap (P21).


Kabid Humas Polda, Kombes Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan, berdasarkan LP/B/977/VII/2020 tanggal 03 juli 2020 tentang Kasus asusila oknum anggota P2TP2A yang terjadi pada beberapa waktu lalu di Kecamatan Wayjepara Lamtim, telah selesai dilaksanakan.

Melalui beberapa proses penyidikan polda berhasil mengungkap kasus asusila yang dilakukan oleh oknum pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A) berinisial DA.

Dimulai pada 3 juli 2020 yakni saat terbitnya laporan polisi yang ditangani oleh Subdit IV Reknakta Ditreskrimum Polda.               

Pada 10 s/d 11 juli 2020 terbitnya SP Sidik, berikut surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP), dan pemeriksaan terhahap oknum DA dengan ditetapkannya sebagai tersangka.

Pada 12 Juli s/d 7 agustus 2020 dilakukan kembali pemeriksaan terhadap saksi2 serta pengumpulan bukti-bukti yang dibutuhkan dalam proses penyidikan terhadap tersangka tersebut.

Sehingga pada 8 Agustus 2020 tahap 1 berkas perkara diserahkan kepada JPU, hingga pemenuhan petunjuk Pengembalian berkas perkara yg harus dilengkapi (P19), dan terakhir pada tanggal 3 september 2020 pemberitahuan berkas dari hasil dari penyidikan dinyatakan sudah lengkap (P21) oleh JPU Lamtim.

“Dan hari ini tersangka dilimpahkan,” terang Kabid Humas, Kamis (10/9/2020).                                                                                                          

Kabid Humas menambahkan, Subdit IV Renata Krimum Polda Lampung dapat menyelesaikan perkara pencabulan tsb selama 2 bulan berkat kerjasama semua pihak dan Ditreskrimum Polda.