Pengelola Tak Muncul, Kerugian Terbakarnya GOR Saburai Masih ‘Gelap’

Sekretaris BPBD Kota Bandarlampung, M Rizki/ RMOLLampung
Sekretaris BPBD Kota Bandarlampung, M Rizki/ RMOLLampung

Kerugian pasca kebakaran GOR Saburai, Enggal pada Selasa (15/9) sekitar pukul 15.00 WIB, masih ‘gelap.’


"Kerugian belum bisa diperkirakan karena dari pihak pengelola tidak ada, jadi belum bisa diperkirakan," jelas Sekretaris BPBD Kota Bandarlampung, M Rizki di lokasi kebakaran.

Menurut M Rizki untuk penyebab kebakaran juga masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

"Penyebabnya orang gila itu tidak bisa kita pastikan, karena masih menunggu dari pihak kepolisian, tapi kalau informasi yang kita dapat seperti itu," ujarnya.

Diketahui, diduga pemicu kebakaran itu dilakukan oleh orang gila. 

"Ada orang gila di dalam. Awalnya saya gak tahu tiba-tiba saya pulang sudah ada api Diduga dibakar orang gila," kata Bari di Sekretariat IMI Lampung yang berada di lokasi kejadian.

Menurutnya, orang gila tersebut sempat dimarah karena mau bakar-bakar.

Diketahui, GOR Saburai sempat direnovasi. Namun, renovasi itu mangkrak.

Alasan Kadis Cipta Karya dan Pengelolaan Sumberdaya Air Provinsi Lampung Thomas Edwin, kontraknya diputus lantaran kontraktornya, CV Teguh Wijaya terlambat mengerjakan.

Klik: GOR Saburai, Korban Ego Kekuasaan

Namun, dalam surat yang ditujukan Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan Sumberdaya Air alasannya bukan itu. Mangkrak karena berubahnya keinginan penguasa saat ini.

Dalam surat Dinas Cipta Kerja dan Pengelolaan Sumberdaya Air Provinsi Lampung No.640/1162/V.03.1/2019, pekerjaan disetop karena akan dibangun masjid termegah di daerah ini.