Pemkot Bantu Penyertifikatan Tanah Di Pulau Pasaran

Herman HN (kiri) dan Ahmad Amirullah/Ist
Herman HN (kiri) dan Ahmad Amirullah/Ist

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung membantu penyertifikatan tanah warga di Pulau Pasaran, melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).


Kepala Kantor Pertanahan Bandarlampung, Ahmad Amirullah mengatakan tiada ada masalah jika melakukan sertifikat di Pulau Pasaran yang notabenenya tanah hasil penimbunan.

"Memang itu dalam bentuk pulau, tapikan masyarakat semua di situ. Gak papa sih sebenarnya, tidak masalah jika disertifikatkan," kata Ahmad Amirullah, Rabu (16/9).

Menurutnya, Pulau Pasaran bagian dari pemukiman yang sudah menahun, kalau pulau itu dikusasi oleh satu orang mungkin harus diteliti ulang.

"Penimbunan itukan harus melakukan perizinan dulu dari pemerintah, kalau sertifikasi ini pasti sudah melakukan mekanisme sebelumnya," ujarnya.

Lanjutnya, masyarakat di Pulau Pasaran juga melakukan kegiatan untuk pertumbuhan perekonomian berupa penjualan ikan asin hingga luar daerah.

"Kita juga melihat masyarakat ada suatu binaan dari pemerintah Kota Bandarlampung, Kementerian Agraria, juga dari pihak perbankan," jelasnya.

Sementara, Wali Kota Bandarlampung Herman HN berharap tidak ada lagi tumpang tindih kepemilikan tanah.

"Bagimana kota ini hukumnya harus lebih tertib soal pertanahan. Sekarang sudah tertib, maksud saya lebih tertib lagi. Mana yang belum sertifikat segera sertifikatkan," ujarnya.