Pembangunan Perpustakaan SDN Binjaiwangi Diduga Sarat Kongkalikong

Perpustakaan SDN Binjaiwangi/ RMOLLampung
Perpustakaan SDN Binjaiwangi/ RMOLLampung

Pembangunan gedung perpustakaan SDN Binjaiwangi Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus dengan pagu anggaran Rp 166.090.000 diduga sarat kongkalikong. 


Bukti dugaan itu mulai dari kurang transparan, papan kegiatan tidak dipasang sebagaimana mestinya, tidak dilibatkannya komite sekolah setempat, pekerja dari luar pekon, ongkos tidak menggunakan HOK atau diborongkan. 

Ketua Komite SDN Binjaiwangi, Nopan Anugrah, mengatakan, awalnya sempat ditelpon kepala sekolah.

Dia mengatakan sekolah akan mendapatkan bantuan DAK  pembangunan ruang perpustakaan. Namun setelah itu tidak ada komunikasi lagi dari kepala sekolah.

Dia mengatakan kaget setelah tau pekerjaan sudah dimulai, karena komite belum pernah diajak musyawarah, ataupun pemberitahuan untuk memulai pekerjaannya. 

Warga setempat yang berprofesi tukang bangunan yang tidak mau disebutkan namanya menjelaskan, dulu ia pernah ditawari untuk pegang (norong) pekerjaan tersebut, tapi belum sempat melihat lokasi dan bentuknya akan seperti apa,  kepala sekolah sudah memutus sepihak kesepakatan tersebut.

"Kepala sekolah dasar binjai wangi mengatakan, kesepakatan kita dulu tidak jadi, sudah ada yang mau pegang pekerjaan tersebut, atau sudah ada tukang dari babakan," jelasnya menirukan.

Saat RMOLLampung mengkonfirmasi kebenarannya via telepon, Kepala SDN Binjaiwangi terkesan menghindari wartawan dengan mengatakan kalau mereka buru-buru mau rapat ke kecamatan.

Dia mengatakan, buru-buru mau ada rapat di kecamatan, kaitan pembangun perpustakaan itu kami sudah mengikuti semua anjuran konsultan, mulai dari pekerja yang melibatkan warga setempat dan lainnya.

"Silahkan bapak ngomong dengan bendahra say aja, saya akan segera berangkat ke kecamatan," kelitnya.