KPU Lampung Susun Tata Cara Pencoblosan Pilkada Saat Covid-19

Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami/ RMOLLampung
Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami/ RMOLLampung

Pilkada 9 Desember 2020 berbeda dari pilkada sebelumnya, sebab di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, KPU Lampung menyusun tata cara pencoblosan agar mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus Covid-19.


Salah satunya mengatur jadwal kepada pemilih yang akan tiba di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketua KPU provinsi Lampung Erwan Bustami mengatakan, pihaknya akan memastikan teknis tahapan penyelenggaran berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

KPU berusaha mencegah kerumunan dengan mengurangi pemilih menjadi 500 di setiap TSP dan akan memberlakukan jadwal kedatangan pemilih.

"Misalnya ada 500 pemilih perTPS, maka pemilih nomor urut sekian sampai sekian diatur jam tibanya mulai dari jam 8 sampai jam 9, begitu selanjutnya mulai jam 9 sampai jam sekian. Itu akan diatur," ungkapnya di Kantor Bawaslu Bandarlampung, Senin (14/9).

Selain itu, pada saat pemikih tiba di TPS akan diterapkan protokol kesehatan, dimana TPS akan dibuat di lapangan bukan di ruang tertutup, ukuran TPS diperbesar, lokasi TPS akan disemprot disinfektan dua sampai 3 jam sekali.

Dilokasi TPS akan disediakan tempat cuci tangan, hensanitiser, dan pengecekan suhu. Pemilih wajib memakai masker dan juga akan diberikan sarung tangan plastik.

"Kemudian di dalam TPS Maksimal 12 pemilih, setelah mencoblos pemilih diminta melepaskan sarung tangan dan diteteskan tinta. Jadi tidak ada kontak langsung pemilih dengan petugas dan tidak ada sentuhan langsung logistik pemilu ke kulit pemilih karena menggunakan sarung tangan," tambahnya.

Meski di tengah pandemi, KPU Lampung tetap menargetkan partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir untuk datang mencoblos ke TPS.

"Mudah-mudahan protokol kesehatan bisa dilaksanakan karena kan yang memastikan protokol kesehatan kan bukan tugas KPU saja, tetapi banyak stakeholder seperti satgas Covid misalnya," pungkasnya.