Dosen Teknik Sipil Unila Suspek Covid-19 Meninggal, Reihana: Tunggu Hasil Swab

Rektorat Unila/Net
Rektorat Unila/Net

Seorang dosen Teknik Sipil Universitas Lampung, Muhammad Japri (55) tahun yang suspek Covid-19 meninggal dunia. Ia suspek Covid-19 usai melakukan perjalanan ke Jakarta.


Terkait hal itu Jubir Rektor Unila Kahfie Nazaruddin menyampaikan, pihaknya belum mengetahui kepastian kabar tersebut.

Ia mengatakan, Satgas Penanganan Covid-19 Unila saat ini masih menunggu hasil tes swab jenazah.

"Almarhum Ir. Muhamad Japri Bin Jainul Toyib selaku Dosen Teknik Sipil Unila ini pada 13 september 2020 pukul 03.00 WIB pulang dari Jakarta ke rumahnya yang beralamat di Perum Korpri Kelurahan Korpri Raya, Kecamatan Sukarame, Bandarlampung. Pukul 04.00 WIB mengeluhkan sakit sesak nafas/asma kemudian langsung dibawa ke RSUDAM oleh keluarganya dan segera masuk ke ruang isolasi," jelas Kahfie Nazaruddin.

Lalu,  Minggu (13/9) pukul 23.00 WIB almarhum dinyatakan meninggal di ruang isolasi oleh dokter RSUDAM.  Sampai sekarang hasil swabnya belum diketahui masih menunggu.

"Proses pemakaman jenazah dilakukan sesuai SOP Protokol Pemakaman positif Covid-19 di Bandarlampung," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana mengatakan memang ada dosen yang meninggal tetapi belum diketahui apa penyebab meninggalnya pasien. Tetapi pemulasaran jenazah dilakukan secara protokol kesehatan.

"Iyaa, sudah meninggal tapi kita lagi periksa konfirmasinya. Dan beliau termasuk kasus suspek atau probable. Tapi untuk hasil swabnya belum keluar dan kita tidak bisa memastikan apakah beliau meninggal karena Covid-19 atau bukan," tegasnya di Posko Satgas Penanganan Covid-19, Selasa (15/9).

"Swabnya sudah diambil kemaren. Kemaren mungkin sudah sore, kita menunggu sampai dan semoga sudah ada kabarnya," ujarnya.