Bupati Dewi Launching Listrik Desa Di Pematangsawa

Bupati Tanggamus Dewi Handajani pada penyalaan listrik desa/Diskominfo Tanggamus
Bupati Tanggamus Dewi Handajani pada penyalaan listrik desa/Diskominfo Tanggamus

Bupati Tanggamus Dewi Handajani, melakukan Launching Penyalaan Perdana Listrik Desa (LIDES), di Dusun Purwosari, Pekon Waynipah, Kecamatan Pematangsawa, Selasa (15/9).


Turut hadir Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Staf Ahli Bupati Firman Ranie, Manajer PLN UP3 Metro Djoko Nur Astanto, Manajer UP2K UID LAMPUNG Badruz, Kepala Dinas Tenaga Kerja Mulkifli Novem, Camat Pematangsawa Agus Somad, Uspika Pematansawa, para Kepala Pekon, serta tokoh masyarakat. 

Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT. PLN dengan adanya program Listrik Desa (Lides), sebagai jawaban dari proposal yang diajukan masyarakat.

"Penyalaan listrik desa di Dusun Purwosari dan Tejomulyo ini merupakan tahap awal atau cikal bakal jaringan listrik di delapan Pekon sebelah Selatan Pematangsawa, yang belum teraliri listrik PLN. Nanti dari sini, ditempat ini akan dilanjutkan jaringan listriknya melintasi dusun Padamaran, Telukberak, sampai ke Pekon Tampangtua," terang Bupati.

Bupati melanjutkan, dalam rangka program Indonesia Terang Pemkab Tanggamus terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi Kabupaten Tanggamus, agar masyarakat bisa 100 persen menikmati listrik.

"Selain listrik dari PT. PLN kami mengupayakan energi alternatif salah satunya PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) khususnya untuk daerah terpencil. Saat ini kabupaten Tanggamus memiliki 11 PLTS tersebar di Kecamatan Kelumbayan, Pematang Sawa dan Cukuhbalak yang dapat menerangi 2.124 rumah," jelas Bupati.

Senada Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat, sehingga apa yang didambakan oleh masyarakat dapat terwujud.

Launching ditandai dengan penyalaan listrik oleh Bupati di salah satu rumah warga yang telah terpasang aliran listrik desa.

Selain itu Bupati juga menyerahkan bantuan bahan pokok kepada masyarakat yang tidak mampu dan terdampak Covid 19.